Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 9. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Januari 2019

GANGUAN DAN CAEA MENCEGAH BIANG KERINGAT

GANGUAN DAN CAEA MENCEGAH BIANG KERINGAT



Biang keringat terjadi saat suhu panas dan lembap. Kondisi ini terjadi apabila Anda tinggal atau berpergian ke negara-negara tropis atau mengenakan pakaian yang membuat kulit tidak dapat bernapas. Biang keringat biasanya akan lebih parah pada area yang tertutup. Pada beberapa kasus, orang dapat mengalami biang keringat saat musim dingin karena pakaian yang digunakan.
Pada orang dewasa, keringat berlebih dapat membuat pori-pori dan kelenjar keringat bekerja berlebih dan tersumbat. Keringat yang tersumbat membuat iritasi kulit dan biang keringat. Pada anak-anak, kelenjar keringat mereka masih belum terbentuk dengan sempurna dan mudah pecah, menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit.
Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat menyebabkan keringat berlebih. Olahraga dan bed rest yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan biang keringat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk biang keringat?

Ada banyak faktor risiko untuk biang keringat, yaitu:
  • Bayi yang baru lahir lebih mudah mengalami biang keringat selama 1 minggu pertama.
  • Orang yang tinggal di daerah dengan iklim tropis lebih mudah mengalami biang keringat.
  • Aktivitas fisik yang berlebih tanpa pakaian yang sesuai.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana biang keringat didiagnosis?

Biang keringat dapat didiagnosis dengan melihat tampilan kulit.

Apa saja pengobatan untuk biang keringat?

Biang keringat biasanya akan menghilang sendiri dalam beberapa hari. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi biang keringat adalah menghindari panas, lembap, mengenakan pakaian katun yang longgar, dan kurangi berkeringat.
Anda juga dapat menggunakan pengobatan untuk meredakan rasa gatal. Beberapa obat adalah: losion calamine, krim hydrocortisone, tablet antihistamin dan steroid topikal. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan yang memerlukan resep.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi biang keringat?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi biang keringat:
  • Hindari merasa kepanasan dengan berteduh saat di luar dan minum banyak air untuk menghidrasi tubuh Anda.
  • Mandi dengan air dingin untuk menyejukkan kulit Anda. Berada di ruang ber-AC atau menggunakan kipas angin juga dapat membantu. Anda dapat menggunakan kompres dingin, namun hindari menggunakannya lebih dari 20 menit.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Sumber:https://hellosehat.com/penyakit/biang-keringat-2/

GANGUAN DAN CARA MENCEGAH JERAWAT

GANGUAN DAN CARA MENCEGAH JERAWAT


PENYEBAB TIMBUL JERAWAT


  • Hormonal

Biasanya jerawat ini muncul saat Anda sedang mengalami PMS atau pada saat hari-hari pertama datang bulan, 2-3 hari setelah selesai datang bulan, atau ketika mengalami menopause. Hal ini bisa menyebabkan produksi minyak berlebih pada wajah, proses pergantian sel kulit mati yang melambat, hingga meningkatnya hormon androgen dalam tubuh, yang akhirnya bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium Acnes ) jadi lebih mudah berkembang biak.

  • Alergi Makanan

Hal ini bisa menyebabkan kemerahan hingga pembengkakan pada kulit. Proses pembengkakan ini juga nantinya akan memicu bakteri jerawat untuk berkembang biak dengan lebih cepat. Nah, hal yang tricky di sini adalah alergi yang tadinya tidak sempat Anda alami ternyata bisa saja muncul seiring dengan perubahan lingkungan dan juga pertambahan usia. Jadi ada baiknya untuk selalu aware akan perubahan yang terjadi pada kulit dan tubuh Anda ya!
  • Air Tidak Bersih

Coba deh gunakan air minum untuk mencuci wajah selama beberapa hari. Jika memang kulit jadi lebih tenang, artinya air di tempat tinggal Anda kualitasnya kurang baik. Anda bisa memasang filter agar klorin di dalam air bisa tersaring lebih baik, atau sementara waktu gunakan micellar water supaya wajah tidak perlu bersinggungan dengan air. 
  • Penggunaan Spot Treatment Berlebih

Aplikasi obat topikal, seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide yang berlebih ternyata bisa bikin kulit jadi lebih kering, sehingga produksi minyak akan bertambah dan mengakibatkan timbulnya jerawat, lho. Bahan aktif di dalamnya juga memang bisa memberikan efek seperti sedikit membakar kulit jika digunakan terlalu sering dan membuat jerawat semakin merah serta meradang. Jangan karena Anda ingin jerawat lebih cepat kering atau menghilang, maka Anda berpikir bahwa aplikasi produk yang lebih banyak malah akan mempercepat proses penyembuhan. That's totally wrong!
  • Penggunaan Produk Rambut

Menurut dr. Lilik, produk rambut seperti pomade atau gel yang punya bahan dasar minyak biasanya sering menyebabkan munculnya jerawat. Hal ini terjadi karena kandungan bahan di dalamnya seringkali bersifat menyumbat pori-pori (comedogenic). Trik Cosmo adalah, pilih produk penataan rambut yang berbahan dasar air. Tapi jika masalahnya ada pada sampo, coba gunakan sampo bebas sulfat dan paraben.
  • Penggunaan Deterjen

Sudah rajin mencuci sarung bantal tapi jerawat tetap muncul? Mungkin Anda punya kulit sensitif dan menggunakan deterjen yang terlalu keras formulanya. Residu yang tertinggal pada bahan-bahan yang Anda cuci bisa membuat kulit sensitif jadi mudah teriritasi, hingga memicu jerawat. Untuk mengatasinya, coba ganti deterjen dengan formula yang lebih lembut dan bebas pewangi. Atau, pilih deterjen yang juga aman untuk kulit bayi.
  • Kandungan Vitamin

Coba cek kandungan di dalam multivitamin Anda. Jika terdapat iodine di dalamnya, maka hal tersebut bisa jadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Sebagai gantinya, pilih suplemen dengan kandungan zincselenium, vitamin A, C, B3, carotenoids, danomega bisa bantu atasi problema jerawat.

CARA MENGATASI JERAWAT

Menurut Cosmo, jerawat itu adalah sesuatu yang personal. Artinya, proses penyembuhan jerawat dari setiap orang juga pasti akan berbeda-beda dan memang tidak ada magical cure yang bisa mengatasinya begitu saja. Anda tetap harus mengetahui setiap detail jerawat tersebut dengan baik. 

DO'S:

  1. Gunakan pembersih wajah yang lembut, memiliki bahan dasar air, hentikan penggunaan sabun batangan, dan hindari mencuci wajah terlalu sering. Cukup lakukan 2-3 kali sehari, karena mencuci wajah terlalu sering bisa meluruhkan acid mantle (kombinasi dari sebum dan keringat yang menjadi benteng pertahanan pertama kulit Anda pada lapisan paling atas) dan kulit jadi lebih mudah terserang bakteri penyebab jerawat.
  2. Jika memiliki kulit kering tapi berjerawat tapi tetap ingin melakukan metode double cleansing pada wajah, gunakan pembersih wajah atau cleansing oil yang mengandung plant-derived oils (berasal dari tumbuh-tumbuhan), sehingga tidak akan menyebabkan kulit makin teriritasi.
  3. Tetap gunakan pelembap walau Anda jerawatan. Kulit yang terhidrasi tentunya akan berfungsi dengan baik. Jika kulit Anda berminyak, gunakan produk bertekstur gel yang cenderung lebih ringan dan berformula non-comedogenic. Anda juga bisa menambahkan aplikasi produk yang mengandung retinoid di malam hari untuk membantu membersihkan pori tersumbat dan menenangkan inflamasi.
  4. Perhatikan jenis kulit Anda dengan baik dan pilih produk yang sesuai dengan kondisi tersebut. Penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai dengan jenis kulit pastinya akan makin memperparah jerawat yang ada.
  5. Memang tidak ada produk yang benar-benar bisa menghilangkan produksi minyak berlebih. Untuk itu, selalu sediakan blotting paper, no-sebum powder, hingga gunakan clay mask setiap minggu untuk mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah.
  6. Gunakan obat jerawat sesuai dengan anjuran dokter atau seperti yang terlampir petunjuknya. Hindari juga mengombinasikan sendiri beberapa obat jerawat hanya karena ingin cepat sembuh.
  7. Konsumsi suplemen yang mengandung omega (minyak ikan) di dalamnya. Jika Anda adalah vegetarian, flaxseed oil bisa jadi opsi yang juga bisa memenuhi kebutuhan kulit.
  8. Gunakan produk yang memiliki kemampuan peeling ringan untuk aplikasi di rumah. Topical exfoliator seperti glycolic acid atau salicylic acid bisa membantu meminimalisir kehadiran bakteri pada pori-pori wajah, hingga membantu menyamarkan bekas-bekasi jerawat pada kulit.
  9. Mengurangi konsumsi dairy products (makanan yang mengandung susu). Dairy products yang sering dikonsumsi biasanya mengandung hormon yang bisa mengganggu kerja sistem endokrin Anda, dan menyebabkan jerawat muncul.  
  1. Konsumsi antibiotik yang disarankan oleh dokter. Untuk hal ini, memang ada orang yang cocok menyembuhkan jerawat dengan konsumsi antibiotik, dan ada juga yang tidak. Jangan paksakan diri untuk mengonsumsi antibiotik dari dokter, jika memang hasilnya malah terlihat makin memperburuk kondisi wajah Anda.

DON'TS:

  1. Menggunakan pelembap dengan kandungan shea butter. Walaupun merupakan bahan alami, namun shea butter dipercaya akan memakan waktu lebih lama untuk meresap pada kulit, bahkan cenderung menyumbat pori dan bisa menimbulkan whiteheads. Gunakan pelembap berbahan dasar air pada siang hari, dan aplikasikan face oil bersifat non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori) pada malam hari.
    1. Memencet jerawat! Selain bisa menimbulkan bekas yang sulit hilang, dr. Olivia juga menjelaskan bahwa jerawat yang dipencet secara paksa bisa memicu timbulnya jerawat baru. “Selain menimbulkan luka, saat Anda memencet inti jerawat untuk keluar dari pori kulit, maka bakterinya akan menyebar semakin dalam dan membuat jerawat jadi tersebar di area lain.” 
      1. Konsumsi gula yang berlebih. Nah, jika Anda sering mendengar, "Jangan makan cokelat, nanti jerawatan, lho." Tapi menurut dr. Lilik, sebenarnya bukan cokelat yang menjadi pemicu timbulnya jerawat, tetapi kandungan gula di dalamnya. Gula akan mengakibatkan kadar insulin meningkat dalam darah, sehingga bisa memicu produksi hormon androgen yang selanjutnya menyebabkan peningkatan aktivitas kelenjar minyak dan menjadi pemicu timbulnya jerawat. 
        1. Menyembuhkan jerawat berdasarkan teori acne mapping. Hal ini menurut dr. Lilik hal tersebut tidak ada hubungannya. Biasanya jerawat yang tumbuh di area tertentu pada wajah disebabkan oleh beragam faktor. Misal pada area dahi yang seringkali diakibatkan oleh produk styling dan perawatan rambut, serta jerawat di sekitar pipi dan rahang bisa timbul karena telepon genggam yang kotor atau sarung bantal yang lama tidak diganti. Sedangkan jika Anda mendapati jerawat pada area sekitar mulut, biasanya hal itu dihubungkan dengan perubahan hormon atau makan-makanan berminyak yang tidak dibersihkan dengan baik menggunakan tisu. 

        Sumber:http://www.cosmopolitan.co.id/article/read/1/2017/11367/penyebab-dan-cara-mengatasi-jerawat

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH KANKER GINJAL

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH KANKER GINJAL


        Kanker ginjal adalah penyakit dimana terdapat sel-sel kanker pada ginjal. Ginjal adalah dua organ berbentuk kacang yang terletak di atas pinggang pada kedua sisi tulang belakang. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah dan menghasilkan urin yang mana merupakan hasil proses pembersihan tubuh dari limbah, racun dan air yang berlebih.

        Ginjal normal dan ginjal dengan kanker
        Gambar: Staffordshire Urology Clinic
        Kanker akan terjadi apabila sel-sel di dalam tubuh (dalam hal ini sel-sel ginjal) membelah atau memperbanyak diri dengan tidak terkontrol. Normalnya, sel-sel akan membelah diri dengan teratur. Jika sel-sel tersebut memperbanyak diri dengan tidak teratur dan sel-sel baru tersebut tidak dibutuhkan oleh tubuh, maka terbentuklah massa atau jaringan yang disebut dengan tumor. Kanker adalah sebutan untuk tumor ganas, yang menyerang jaringan terdekat dan menyebar ke bagian tubuh lain. Sedangkan tumor jinak tidak menyerang atau menyebar.

        Ada dua jenis utama kanker ginjal: Tumor Wilms', yang utamanya terjadi pada anak-anak, dan Karsinoma Sel Ginjal pada orang dewasa. Sel-sel yang melapisi ureter dapat berkembang menjadi kanker sel transisional, dan jaringan ikat ginjal juga dapat berkembang menjadi sarkoma, meskipun cukup jarang terjadi.

        Penyebab

        Penyebab kanker ginjal hingga kini belum diketahui.

        Faktor risiko
        Advertisement

        Faktor risiko adalah sesuatu yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena suatu penyakit atau kondisi kesehatan. Faktor risiko untuk kanker ginjal antara lain:
        • Merokok
        • Genetik (keturunan)
        • Berusia 50 tahun atau lebih
        • Laki-laki
        • Terpapar bahan kimia (seperti asbes dan anilin)
        • Terpapar beberapa jenis racun, seperti astrolachia
        • Balkan nephritis
        • Batu ginjal kronis
        • Penyalahgunaan phenacetin
        • Sklerosis tuberosa - suatu kondisi herediter (keturunan) yang menyebabkan tumor tumbuh di berbagai organ, termasuk angiomyolipomas ginjal
        • Perawatan dialisis - menggunakan peralatan medis untuk menyaring limbah dari darah (biasanya karena  ginjal tidak berfungsi lagi)
        • Sindrom Von Hippel Lindau - sindrom yang memiliki hubungan dengan beberapa jenis kanker.
        Gejala

        Gejala kanker ginjal antara lain:
        • Terdapat darah pada urin
        • Nyeri pada punggung bawah tanpa sebab
        • Napas pendek/sesak napas atau batuk
        • Benjolan pada perut
        • Tekanan darah tinggi
        • Kehilangan berat badan yang signifikan
        • Demam
        • Pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki atau perut.
        Diagnosa

        Untuk menegakkan diagnosa kanker ginjal, ada beberapa pemeriksaan atau tes, antara lain:
        • Pemeriksan darah dan urin - tes untuk mengetahui fungsi ginjal atau untuk menemukan substansi atau zat yang menunjukkan keberadaan kanker ginjal.
        • Scan tulang - tes ini menggunakan bahan radioaktif khusus. Kanker ginjal seringkali menyebar ke tulang dan tes ini sering dilakukan untuk memastikan tulang tidak terkena kanker.
        • X-ray dada dan perut - biasa kita sebut dengan rontgen.
        • Intravenous pyelogram - x-ray dari ginjal dan ureter setelah tindakan penginjeksian pewarna kontras ke dalam darah.
        • Renal angiography - jenis x-ray dari arteri yang mungkin mengarah ke tumor ginjal.
        • CT-scan - jenis x-ray yang menggunakan komputer untuk memperoleh gambar ginjal dan area sekitarnya.
        • MRI Scan -  tes yang menggunakan gelombang magnetik untuk memperoleh gambar bagian dalam ginjal dan area sekitarnya.
        • Renal USG - tes yang menggunakan gelombang suara untuk memeriksa keadaan ginjal.
        • Laparoskopi - selang kecil dan bercahaya dimasukkan melalui sayatan kecil di perut untuk melihat keadaan ginjal.
        • Sitoskopi - pemeriksaan kandung kemih, ureter, dan ginjal dengan selang tipis yang dimasukkan melalui uretra (dari alat kelamin).
        • Biopsi - penghapusan atau pengambilan sampel jaringan ginjal untuk menguji sel-sel kanker.
        Pengobatan

        Setelah kanker ginjal ditemukan, staging tes dilakukan untuk mengetahui apakah kanker itu sudah menyebar dan jika memang iya, sudah sejauh mana. Pengobatan kanker ginjal akan tergantung dari stadiumnya.

        Tindakan pembedahan atau operasi merupakan komponen penting dalam setiap pendekatan kuratif untuk kanker ginjal. Ada beberapa informasi yang menyebutkan bahwa imunoterapi (interleukin atau interferon) kemungkinan bermanfaat bagi penderita kanker ginjal. Radiasi juga dapat dilakukan untuk mengobati kanker ginjal yang telah menyebar ke paru-paru, tulang, otak, tapi ini tidak dianggap kuratif (menyembuhkan).

        Pembedahan
        Pembedahan akan melibatkan pengangkatan tumor atau kanker, jaringan di sekitarnya dan mungkin kelenjar getah bening di dekatnya. Pembedahan untuk mengobati kanker ginjal antara lain:
        • Radical nephrectomy - pengangkatan seluruh ginjal, kelenjar adrenal, dan jaringan lemak dan kelenjar getah bening di dekatnya.
        • Partial nephrectomy - hanya mengangkat bagian ginjal yang terkena kanker saja, biasanya hanya untuk tumor kecil dan belum menyebar secara lokal.
        • Removal of metastases - pengangkatan jaringan kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh lain, terutama apabila sudah menimbulkan gejala.
        Radioterapi (terapi radiasi)
        Radioterapi memanfaatkan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker atau tumor. Terapi radiasi yang mungkin dilakukan adalah:
        • Terapi radiasi eksternal - diarahkan pada tumor namun sumber radioaktif dari luar tubuh.
        • Terapi radiasi internal - radioaktif ditempatkan di dalam tubuh di dekat sel-sel kanker.
        Kemoterapi 
        Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapidapat diberikan dalam berbagai jenis, seperti pil, injeksi, atau melalui kateter. Obat kemoterapi akan masuk ke aliran darah dan berjalan ke seluruh tubuh untuk membunuh sebagian besar sel-sel kanker, tapi dampak buruknya juga akan membunuh sebagian sel-sel normal.

        Imunoterapi
        Prosedur ini menggunakan obat-obat seperti interleukin-2 dan interferon alpha untuk membantu sistem kekebalan tubuh agar bekerja lebih baik dalam melawan atau membunuh sel-sel kanker.

        Terapi target
        Terapi target diantaranya menggunakan obat yang disebut tyrosine kinase inhibitors. Contohnya sunitinib dan sorafenib. Obat-obat ini telah terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pada penderita kanker ginjal. Sedangkan obat kelas lainnya disebut sebagai mammalian target of rapamycin (mTOR) inhibitors juga dapat membantu penderita kanker ginjal hidup lebih lama. Temsirolimus adalah contoh obat dari jenis ini.

        Obat-obatan
        Obat-obatan yang mungkin akan diresepkan pada orang dewasa dengan kanker ginjal yaitu:
        • Everolimus
        • Pazopanib
        Pencegahan

        Sebagaimana penyebab kanker ginjal masih belum diketahui, langkah-langkah untuk mencegah kanker ginjal juga masih tidak jelas. Namun sesuai dengan faktor risikonya, yang sebaiknya Anda lakukan adalah:
        • Menghindari penggunaan produk tembakau.
        • Menghindari paparan bahan-bahan kimia dan racun berbahaya.
        Segera kunjungi dokter apabila Anda merasa ada gejala-gejala di atas, karena deteksi dini adalah kunci untuk kesuksesan penyembuhan


        Sumber:http://aviskariska.blogspot.com/2018/02/gangguan-pada-sistem-ekskresi-manusia_94.html

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH DIABETES INSIPIDUS

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH DIABETES INSIPIDUS



        Pencegahan Diabetes -Diabetes Insipidus adalah suatu kelainan dimana terdapat kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih yang sangat encer (poliuri).Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak.Hormon ini unik, karena dibuat di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior.Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik).




        GEJALA DIABETES INSIPIDUS
        1. Haus konstan
        Anda mungkin merasa haus terus-menerus dan terasa kering yang selalu dialami, tidak peduli berapa banyak air yang Anda minum.
        1. Sulit tidur dan melaksanakan kegiatan sehari-hari
        Jika Anda merasa sering ingin buang air kecil dan selalu merasa haus, pola tidur dan aktivitas sehari-hari dapat terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, cepat marah dan kesulitan berkonsentrasi, yang dapat mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari.
        1. Umumnya merasa tidak sehat
        Jika Anda memiliki penyakit diabetes insipidus, Anda mungkin merasa kurang sehat tanpa alasan yang jelas.
        GEJALA DIABETES INSIPIDUS PADA ANAK
        Pada anak-anak yang masih sangat muda yang belum bisa berbicara, mungkin sulit bagi Anda untuk menyadari bahwa mereka merasa haus. Tanda dan gejala yang dapat menunjukkan diabetes insipidus adalah meliputi:
        • Menangis berlebihan
        • Sifat lekas marah
        • Pertumbuhan lebih lambat yang diharapkan
        • Suhu tubuh tinggi (hipertermia)
        • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
        PENCEGAHAN DIABETES INSIPIDUS
        Berikut adalah cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk pencegahan diabetes, yaitu :
        1. Cek kesehatan tubuh kita
        Pencegahan diabetes dengan melakukan pemeriksaan kesehatan. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.
        1. Ubah pola makan kita
        Pencegahan diabetes dengan pola makan yang sehat. Ubah pola makan kita menjadi pola makan yang lebih sehat, perbanyaklah makan-makanan sayur serta buah yang kaya akan serat. Kurangi makan-makanan instant siap saji yang banyak mengandung bahan kimia dan pengawet.
        1. Perbanyak aktifitas (olahraga)
        Pencegahan diabetes dengan berolahraga. Olahraga teratur bisa membantu mencegah diabetes dengan mengontrol berat badan dan meningkatkan aliran darah. Olahraga sangat penting terutama jika secara genetik seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi. Dengan melakukan aktifitas fisik dapat membantu tubuh untuk meningkatkan sensitivitas hormone insulin yang dapat membantu menjaga kenormalan kadar gula darah.
        1. Diet sehat
        Pencegahan diabetes dengan diet sehat. Bagi Anda yang memiki berat badan berlebih lakukan diet yang sehat agar terhindar dari penyakit diabetes. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.
        1. Jangan merokok
        Pencegahan diabetes dengan tidak merokok. Merokok dapat membuat kemampuan tubuh kita untuk memanfaatkan hormon pengatur gula darah tetap normal menjadi berkurang, sehingga dapat memicu penyakit diabetes, selain itu rokok juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan juga kanker paru-paru.
        1. Hindari stress
        Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan untuk pencegahan diabetes anda.
        1. Tidur nyenyak
        Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk pencegahan diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggil.
        Sumber:http://aviskariska.blogspot.com/2018/02/gangguan-pada-sistem-ekskresi-manusia_27.html

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH HEMATURIA

        GANGUAN DAN CARA MENCEGAH HEMATURIA


        Hematuria

        Hematuria adalah penyakit yang ditandai adanya sel darah merah dalam urine. Penyakit tersebut disebabkan adanya peradangan pada organ ginjal atau karena iritasi akibat gesekan batu ginjal.

        Penyebab Hematuria

        Karena hematuria bukanlah sebuah penyakit, maka penyebab hematuria adalah penyakit penyakit. Penyakit penyakit penyebab hematuria diantaranya
        1. Infeksi Ginjal
        Infeksi ginjal atau pielonefritis adalah penyakit dimana ginjal terinfeksi oleh bakteri ataupun virus yang mengenai ginjal. Bakteri yang menyerang ginja juga dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain dan menyebabkan penyakit lain sehingga menjadi penyakit kompilasi ( Baca juga : kelainan ginjal )
        1. Infeksi saluran kemih
        Infeksi yang terjadi disaluran kemih juga terjadi karena virus dan bakteri yang menyerang kandung kemih. ( Baca juga : ginjal polikistik )
        1. Batu ginjal
        Batu ginjal merupakan sebuah gumpalan zat zat mineral yang berbahaya. Batu ginjal dapat merusak kerja ginjal dan menyebabkan rasa sakit. ( Baca juga : ciri ciri penyakit batu ginjal cara mengobati batu ginjal )
        1. Kanker ginjal
        Hematuria merupakan salah satu gejala yang menandakan adanya sel kanker pada ginjal maupun saluran lainnya. ( Baca juga : tanda awal gagal ginjal )
        1. Pembesaran prostat
        Pembesaran prostat terjadi pada laki laki usia 50 tahunan. Pembesaran prostat dapat menekan uretra dan menghambat aliran urin. ( Baca juga :  macam macam penyakit ginjal )
        1. Glomerulonefritis
        Glomerulonefritis sendiri bukanlah sebuah penyakit,seperti hematuria glomerulonephritis menunjukan adanya sebuah penyakit yang ada didalam tubuh. ( Baca juga :  penyebab radang ginjal)
        1. Obat obatan
        Mengonsumsi obat obatan dalam kurun waktu yang lama akan menyebabkan berbagai penyakit terutama ada kandungan obat yang menyebabkan penyakit lain. Kandungan obat seperti pensisilin,aspirin dan obat anti kanker akan menyebabkan hematuria
        Sumber:http://aviskariska.blogspot.com/2018/02/gangguan-pada-sistem-ekskresi-manusia_53.html

        LAPORAN PROJECT ROKET AIR

        LAPORAN PROJECT ROKET AIR ANGGOTA: 1.         Cholisa Citra Aiysah                     (07) 2.         Kurnia Gischa Tristiya  ...